Ulangan dari Tuhan, MAU? (Bukti Tuhan sayang perempuan)

November 06, 2011 fikhanza 1 Comments

Well, karena kemarin di Twitterku banyak yang nanya ttg kerudung, dan sangat amat nyadar aku bkn ahli ttg bangsa kerudung-kerudungan, jadi ya aku ceritain kisah dramatis penuh magis sampe bikin nangis asal mula Ranger Transparan pake kerudung aja yaa ;D


Buat kalian orang beruntung yang pernah temenan sama aku (halah, langsung dilempar botol) pasti tahu banget aku makhluk kayak apa. Nggak bisa diem, jingkrak-jingkrak ke sana kemari, suka gebukin drum, hobi banget olahraga ekstrim dari basket, wall climbing sampai karate. Dih, pasti gak nyangka banget tahu-tahu di suatu pagi yang terang benderang tanpa geluduk, aku ke sekolah pake seragam muslim. Pake kerudung! *dhuaaaar* *jeleger*

Oke, mari serius! Malam itu, sekitar jam 11 malam, tepatnya di 27 sya'ban, sekitar 3 hari menjelang Ramadhan, aku masih kencan bareng buku-buku fisika karena paginya memang ada ulangan. But there's something weird. Tiba-tiba bulu kuduk berdiri. Sepi. and I don't know why, tiba-tiba badan penuh keringat dingin. Kalau teman-teman nonton film horor atau pernah nonton film Harry Potter waktu adegan Dementor, ya begitulah suasananya. Penuh kengerian. Tapi ngeri yang ini beda. Antara ketakutan maksimum yang di blend dengan rasa damai yang teramat luar biasa. Aku duduk di atas tempat tidurku, di samping jendela, tepat menghadap ke selatan. Di depanku berserakan buku-buku fisika. Di sampingku ada satu buah guling dan di belakangku ada 2 buah bantal. Di ruangan itu cuma aku sendiri. tapi saat kejadian itu, rasanya kamarku mendadak penuh. Entahlah, sepertinya banyak "warga" baru yang mengunjungiku malam itu. Aku berusaha menarik selimutku, sembunyi di dalamnya. Tapi ada sesuatu entah apa yang menahan gerak tubuhku dari semua penjuru mata angin, memaksaku untuk duduk tegak, diam...

Lalu pelan-pelan mulai muncul suara. Awalnya halus, sangat halus. tapi lama-lama berubah keras dan tegas. Jujur aku sama sekali tidak paham bahasanya. Tapi hatiku sangat jelas menangkap maksudnya. Suaranya memenuhi kamarku. Bertanya padaku tentang siapa aku. Dia menceritakanku tentang hidup. Tentang dunia. Lalu tentang mati. Kalimat terakhir yang bisa aku tangkap adalah, dia mengajukan penawaran padaku. Sebuah perundingan. Sebuah perjanjian. Aku bersikeras menolak tapi suaranya makin keras membentak. Pada akhirnya aku melemah. Menyerah. Dan tanganku seperti dipandu untuk memindahkan tinta dari pena ke kertas. Dan tertulislah H-30.

Esok harinya aku menemui mentor agamaku. Seorang senior di sekolah. Akhwat (sebutan untuk perempuan) lemah lembut yang senyumnya sangat menenangkan. Di akhir ceritaku dia hanya mengucakpan satu kata, Subhanallahu. Helooooo, aku super ketakutan dan super kebingungan, dan semua invasi tanda tanya dalam otakku hanya di jawab dengan kata Subhanallahu????!!! -________-"

Cerita ini mungkin kesannya seperti fiksi yang dibuat-buat. Tapi itulah yang aku alami. Banyak orang bilang ini hidayah. Pada dasarnya hidayah bisa datang dalam bermacam bentuk. Dan beginilah cara Tuhan menyampaikan hidayah-Nya padaku, bocah super keras kepala bin badung. Aku berjanji 30 hari sejak malam itu, aku akan melaksanakan kewajibanku. Menutup aurat seperti perintah yang diwajibkan Tuhan pada hamba muslimah-Nya. Alhamdulillah, aku sudah menggunakan kerudung sejak 17 Ramadhan dan merasakan Idul Fitri dengan keadaan berhijab.

And this is me. Aku tetap Fika yang periang dan super toa. Hiperaktif dan tetap hiperbola kalau berurusan sama yang namanya SEMANGAT. Aku tetap seorang karateka, dan malah sejak berhijab aku bisa jauh lebih berprestasi (Lah kan gak asik banget kalau kamu pake kerudung terus kamu dibilang oon dan pasif ^^).

So, siapa yang bilang kerudung bisa mengubah karaktermu? No, karakter dan kepribadianmu adalah unique selling point yang nggak bisa dirubah dan hanya kamu yang punya. Tuhan ciptakan itu agar dunia ini lebih asik dengan variasi kreatif. Kalau kata si Tante Katy Perry, "you original, can not be replace". Nggak perlu takut kamu kehilangan pribadimu hanya karena pakai kerudung. Rasul punya banyak shahabiyah (sahabat perempuan) yang tetap hebat dengan karakternya masing-masing. Ada yang keibuaan dan lemah lembut kayak Siti Khadijah. Ada yang super periang dan cerdas kayak siti Aisyah. Ada juga yang jago bela diri dan selalu ikut turun perang untuk melindungi Rasul kayak Al-Khanza. Mereka semua perempuan hebat dengan karakternya masing-masing lho. See? Sekarang kalian liat kan kalau kerudung sama sekali nggak memudarkan karaktermu. Tapi malah memperkuat kepribadianmu. Help you to find THE REAL YOU!

Perihal siap atau belum kalian pakai kerudung, itu cuma sugesti lho. Coba inget deh, kalau gurumu ngasih ulangan, siap nggak siap toh kamu tetep ulangan. Dan ulangan itu bukan monster kejam yang bisa bikin hidupmu makin gonjang-ganjing kan? Tapi justru tes alamiah yang harus kamu lalui untuk memulai di level yang lebih tinggi lagi. Nah, kalau ulangan dari gurumu, atau quiz dari dosenmu aja kamu bisa siap, masa' sih "ulangan" dari Tuhan kamu nggak bisa siap? ;)

nb: Selamat jadi perempuan yang makin keren dengan hijab. saling ngingetin ya, biar bisa tetep istiqomah sama kerudungnya. Buat yang belum pake kerudung, hey what are you waiting for? Trust me, it works! :D (yang mau sharing tentang proses dapet hidayahnya, silahkan di komen ya. Aku juga pengen banget denger cerita kalian ^_*




sumber gambar: http://www.lolwithtim.org/wp-content/gallery/random/i_passed_my_exams_exam_success_mug-p1680918464676365362otmb_400.jpg

1 komentar: