Tantangan Bocah

Juni 23, 2010 fikhanza 0 Comments

“ Huh, anak muda jaman sekarang bisanya cuma hura-hura! “ Yupz itu kata-kata yang sering aku dengar dari orang dewasa. Mulai dari bapak-bapak yang lagi diskusi sambil nunggu kereta, ibu-ibu yang geleng-geleng sambil liat anak muda yang kebut-kebutan di jalan, mbah-mbah yang lagi menikmati damainya malam sambil denger gending campursari tapi tiba-tiba ada beberapa anak muda yang genjrang-genjreng nggak karuan di jalan dan orang-orang dewasa lainnya yang punya gerutuan super duper panjang tentang anak muda jaman sekarang.

Dari situlah, bocah ingusan bernama fika ini pengen banget tunjukin ke mereka kalau semua itu nggak bener. Sumpah deh kawan, kalau denger ada orang ngejelekin anak muda kayak tadi, rasanya tanduk di kepalaku keluar. Kayaknya dari badanku keluar api kayak di film-film superhero saking keselnya (haiyah, lebainya kumat, hehe).

Tapi kalau cuma NGOMONG doang apa mereka bisa percaya? BUKTI! Ya, mereka butuh bukti kawan! So what can we do? Wah, uakeh men rek, banyak banget!

Berbekal sifat narsis dan nggak tau malu (siapa bilang dua sifat itu selalu negatif?!), aku pun mau berpartisipasi buat bilang “ Hellooo, anak muda Indonesia keren-keren loh!” Eng ing eng, akhirnya misi itu dimulai. Aku mulai ikut kegiatan-kegiatan positif kayak bantu beres-beres rumah, bantuin nenek-nenek nyebrang jalan, ngaji, ikut organisasi di sekolah dan ikut lomba. Yak, ikut lomba memang jadi hobiku, kawan. Lomba apa aja. Kalau urusan menang kalah sih belakangan, yang penting bawa piala (loh kok?!^^). Ketidakbetulan (maaf kawan, aku nggak percaya sama yang namanya kebetulan), aku dikasih kesempatan Tuhan untuk berprestasi. Mulai dari olimpiade mata pelajaran, karate, desain sampai bidang-bidang yang kata temen-temenku sih nggak fika banget kayak lomba nyanyi, puisi dan teater. Seneng sih punya banyak prestasi dan bisa beken di sekolah (waduh maaf, narsisnya kumat lagi) tapi aku sadar sesadar-sadarnya kalau semua itu cuma titipan dari Tuhan dan yang jelas pencapaian itu bukan usahaku sendiri. Too much great persons behind me!

Tapi menurutku, prestasi yang berupa piala nggak cukup loh. Makanya semenjak tercatat jadi mahasiswi, aku punya kontrak politik (bahasa anak BEM, hehe) sama orang tua. Mau belajar hidup MANDIRI! Aku kuliah sambil kerja demi bisa bayar kuliah sendiri. No uang jajan! Wah, pokoknya harus banting tulang deh buat mencukupi kebutuhan hidup sebagai mahasiswi di tengah kerasnya ibu kota. Beruntung aku punya orang tua yang hebat yang sangat amat percaya sama kemampuan anaknya. Dan Surat Ijin Hidup Mandiri pun mereka kasih (hehe ada-ada aja ya). Aku pernah jadi penjaga toko aksesoris perempuan, ngerjain pesenan desain kecil-kecilan, jualan makanan, pelatih karate dan jadi guru privat mata pelajaran (Dan puji syukur, dikit lagi punya usaha sendiri). Semuanya itu sama sakali nggak berat loh, justru malah asik. Seneng rasanya bisa punya uang dari hasil keringat sendiri dan bisa bilang “Kata siapa anak muda bisanya cuma hura-hura?!”

Inget kan kalau rejeki dari Tuhan cuma ttipan? Nah, makanya aku juga nggak lupa buat berbagi. Coba deh, rasanya asik banget loh kalau bisa bagi-bagi kebahagiaan ke orang lain. Ajaibnya, gara-gara sering traktir temen-temenku, adek-adek pengamen jalanan di sekitar UI dan abang-abang tukang becak di warteg, aku jadi ditampar beasiswa bertubi-tubi (ayo yang mau dapet beasiswa, sering beramal ya. Resep ini mujarab loh!).

Dan diatas semua itu, jangan pernah lupa buat bersyukur. “Bersyukurlah, maka nikmatmu Ku tambah”. Itu janji Tuhan loh kawan dan Dzat yang paling tepat janjinya kan cuma Tuhan kita yang luar biasa baik.

Terakhir, aku punya resep ciptaan sendiri yang mujarab banget buat bikin mimpi-mimpi kita terealisasi. DOA - SEMANGAT – DOA – USAHA – DOA. Praktekin aja kalau nggak percaya.

Tulisan ini bukan bermaksud buat sombong loh. Tapi Fika pengen tantang kalian buat berprestasi dan berkarya (sebenernya sih di minta sama pimred nya, hehe). Bocah ingusan bin autis kayak Fika aja bisa, apalagi kalian yang notabene orang-orang normal bin hebat :D…. Terus bermimpi ya kawan. Jaga semangat dan bushido nya dan jangan pernah lupa kalau semua yang kita punya ini cuma titipan. Yohooo! Salam fika sang power ranger transparan, bip bip bip ^^

0 comments: