2018 Main Goal


Yolooooo cepet amat ujug-ujug udah 2018. Perasaan baru kemaren gw jajan Anak Mas rasa keju sama Permen Sugus cepe dapet 3 biji sambil nonton Jiban. Time flies so fast just like a blink of an eye.

Seperti biasa kalo tahun baru gw selalu bikin segambreng resolusi. Kenapa? Karena gw gak ada kerjaan HAHAHA. Nggak diing... Resolusi cukup berperan penting buat kemaslahatan hidup gw kayak yang pernah gw share di postingan #PAMERBERFAEDAH . 



Dari semua resolusi yang gw bikin buat tahun ini, ada seonggok kata yang jadi sorotan. Resolusi yang satu ini gw pilih jadi goal paling utama yang mahapenting, mahaberfaedah dan mahadaya cinta. Dan dia adalah.... SEHAT! 

Walau mantan atlet dan sekarang masih ngelatih karate, gw tuh anaknya lemah banget sama makluk bernama ortomixovirus. Gw inget banget nama virus ini soalnya waktu SMA gw di remidial 3x di bab tentang virus wkwkwk. Kalo biologi lo bagus, pasti lo tahu lah ini virus apaan hehehe.

Dari kecil sakit gw tuh gak pernah sampe dirawat di RS. Di riwayat hidup gw, sakit gw nggak jauh-jauh dari pilek, meriang sama batuk. Pas mulai kerja dan rekening gw mulai enak dipandang (hazeeeek), sakit gw nambah 1, gastritis. Problem is, sekalinya kena flu, gw langsung lemah lunglai tak berdaya bagai butiran mecin. Stuck on my bed dan mengisolasi diri sendiri dari invasi dunia luar. Segitu lebaynya lah pokoknya. Bisa tanya emak gw kalo nggak percaya.

Saking sangat krusialnya faktor SEHAT, gw mutusin bakal jadiin ini resolusi utama di 2018. Karena sehat adalah KOENTJI menuju hidup bahagia, makmur, adil dan beradab.



Biar bisa jadi makhluk yang lebih sehat, gw udah nyiapin program-program andalan hasil dari refleksi diri di 2017 untuk menyongsong hidup yang lebih cemerlang, benderang dan riang. Beberapa program  ini cukup impactful dan works setelah gw mulai biasakan di 2017. Tidur cukup sama silaturahim harus gw kasih underline karena di 2017 dua komitmen ini cukup sering gw langgar. Mostly sih karena keasikan kerja terus lupa waktu. Gw terlalu fokus sama scale up bisnis, menangin pitching dan hal-hal ambisius lainnya lalu lupa sama pondasi besarnya.. kesehatan.


Semoga 2018 jadi tahun yang lebih sehat. Bebas virus-virus kayak difteri dan kronco-kronconya. Kesian kan abang terompet dagangannya jadi kagak laku gara-gara wabah difteri. Kesian juga Menkes entar tambah pusyiiing anggarannya dipake mulu buat biaya vaksin. Pokoknya moga 2018 sehat semua biar kita makin sukses dunia akhirat, insyaallah. Moga yang lagi dikasih cobaan sakit, bisa segera dikasih kesembuhan. Amiiiiiiiiin

Book Review: Meet Your Happy Chemicals


I'm sure everybody wants to be happy. Happiness, like I said before, it's my favorite word. Sometimes I try so hard to find it. But then, I realize happiness lies within you. You just need to feel it.

Last week, I read a good book. Meet Your Happy Chemicals by Loretta Graziano Breuning. This book taught me how to be happy, based on science data. All you need is know more your body. In our body, we has happy chemical, something that help us to feel happy. They are dopamine, serotonin, oxytocin and endorphin. This book told me how to choose healthy ways to stimulate them. When you know the formula and know how your happy chemicals work, it will be easier to live a happy life ;)


Dopamine

Dopamine released whenever you expect a reward and it's what motivates you to keep seeking it. For example: I feel happy when practice karate for a tournament because I know if I work hard, I can get the best result, good performance in arena and win a medal. I know it will be tiring, but it's okay. The reward motivates me.

My lil' brother loves game so much. I tell him to study but he never like it. So to make him happy I promise to give him a new game if he gets good mark.

Endorphin
Endorphin is triggered by physical pain. Wait wait, physical pain? Seriously?

Of course something like physical pain does not make us happy, right? However, endorphin does and serves to hide the pain to help you keep going.

I practice yoga and pilates for 3 months, It's so painful. It's not easy for someone who practices karate like me. Karate taught me about speed and strength. But Yoga and pilates show me the strength in a calmness and patience. I still try to enjoy my yoga and pilates class because I know I need it. Learn to be calm and patient can make me become a better person in the future. And that's great.

After 3 months, I can feel it. I've a better concentration on Salat, sleep better and my body flexibility is increasing. Sure, it make me so happy!



Oxytocin
Do you feel happy if you meet your best friends? Feel happy if you spend time with your lovely family? Yup, that's because oxytocin.

Oxytocin rewards you for building social alliances. The good feeling you get because you trust another person is because of the oxytocin that has been released in your brain. Healthy social life good for our life survival.

For example, we feel more safety and happy if we travel with our good friends than when we travel alone.

Serotonin
Serotonin is released when we assert our position in the social hierarchy by dominating others. Our brain rewards us whenever others respect our position in the social life. That's natural. Remember, those who dominate others have a better access to opportunities and have a pride of their self.

After I knew how my happy chemicals work, I always try to apply them in my life, to make me and people around me happy. Wanna try? :)

Flash info
Title: Meet Your Happy Chemicals: Dopamine, Endorphin, Oxytocin, Serotonin
Writer: Loretta Graziano Breuning
Year: 2012
Page: 203 pages
Publisher: CreateSpace Independent Publishing Platform


Find me on @fikhanza

My Umroh Journey: Umroh Bareng Komunitas Umroh Tiket Murah


Man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil :)

Alhamdulillah, setelah 3 tahun drama menuju tanah suci yang bisa di baca di sini, akhirnya undangan itu datang jugaaaa. Yeaaaaay! Undangan yang datang di saat nggak diduga-duga. Disaat hati udah ikhlas se-ikhlas-ikhlasnya.

Semua berawal dari browsing tiket menuju Nepal yang malah berakhir beli tiket ke Jeddah gara-gara liat postingan di Group UTM. Nge-chat tengah malem ( tepatnya pukul 11;47 WIB) ke Om Ikhsan, founder UTM, yang lagi nunggu pertandingan bola, sampai akhirnya bener-bener bisa nyentuh pasir Arab dan lonjak-lonjak di Masjidil Haram. Good thing comes in a good time. Semua proses dari ngurus administrasi sampai perjalanan umrohnya sendiri berjalan lancar, smooth, tanpa drama dan tanpa hambatan. Pokoknya kayak jalanan Sudirman kalo lagi libur lebaran!


Makasih sebesar-besarnya tentunya buat Allah tercinta yang Maha Segala-galanya. Buat keluarga, tetangga dan temen-temen yang kece mandraguna. Makasih super spesial pake telor ayam kampung tentunya buat admin-admin UTM yang baiiiik banget. Om Ikhsan, Uda Zul, Mbak Evie & Rio, moga Allah bales bermilyar-milyar kali lipat kebaikannya. Buat Mbak Wulan yang selalu ramah didatengin tiap siang bolong buat urus administrasi. Buat Adon si kepala suku yang udah urusin kami para jamaah yang sering cerewet. Buat Pak Kafi muttowif ketje yang udah bikin cita-cita makan ayam ALBAIK tercapai, buat mas-mas dan mbak-mbak catering di Madinah dan Mekah yang udah nyiapin makanan yang enak dengan sambel dan kerupuk yang rasanya jawara. Buat mbak penjaga air zam zam yang udah ngajarin tips dan trik menuju Rawdah. Buat mbak-mbak Turki yang cantiiik banget kayak di sinetron Turki yang tayang di ANTV yang udah jagain dan mastiin kepala ini nggak diinjek-injek pas sholat di Rawdah. Dan tentunya buat keluarga baru tercinta, Jamaah UTM Kloter 8 Mei yang baik hati, ramah, nggak sombong, rajin belanja dan rajin selfie. Aku padamu lah pokoknya! :*

Buat teman-teman yang belum tahu apa itu UTM dan gimana gabung umroh bareng UTM, ini beberapa hi-lite yang bisa aku rekap yaa. Semoga yang belum umroh, bisa nyusul berangkat. Yang udah berangkat bisa berangkat lagi. Dan yang udah berangkat pas masih single bisa berangkat lagi sama jodohnya, hahahaa (AMIN YANG KENCENG!)



UTM itu apa siih?
UTM a.k.a Umroh Tiket Murah itu semacam komunitas. Bukan travel. Bukan organisasi pemerintah apalagi biro jodoh. Komunitas ini sifatnya non-profit. Prinsip yang ditekenin tentunya gotong royong dan kekeluargaan. Jadi kalau mau gabung sama UTM, harus siap saling tolong menolong, pro aktif dan punya inisiatif.

Cara gabung UTM gimana?
Silahkan langsung gabung di group facebooknya di sini  atau search di facebook pakai keyword Umroh Tiket Murah. Kalau udah ketemu, jangan lupa klik JOIN / Bergabung. Tunggu aja sampe kamu di approved sama adminnya. Kalau udah di approved silahkan baca postingan-postingan di situ dan cari informasi yang kamu butuhin. Nggak boleh males baca lhoo. Ayat pertama Al Quran yang turun pertama aja bunyinya IQRA ;)



Kalau mau ikutan umrohnya, gimana sih? 
Biasanya kalau lagi ada promo tiket pesawat yang udah teruji secara klinis, admin UTM akan buka kloter. Tugasmu cukup pantengin group facebook nya. Pas para Admin udah publish kloter baru, silahkan baca informasinya secara seksama dan langsung booking sendiri tiketnya.

Lah, kok booking tiket sendiri? Iya, jadi di UTM ini, kita beli tiket sendiri-sendiri. Cocokin sama tanggal dan maskapai yang udah diinformasikan para admin. Kalau bingung beli tiketnya, gimana doong? Bisa minta tolong sama adminnya kok. Tapi harus sabar dan jangan grasak grusuk. Woles aja brooo, rejeki nggak kemana #haseeek

Setelah kamu booking tiket, kamu bakal di-invite ke group kloternya. Disitu kamu bisa kenalan, tanya-tanya atau bahkan curhat :p

Duh, kok nyari jadwal yang cocok nggak ada ya? Yah namanya juga Umroh Tiket Murah broo, jadi berangkatnya disesuaikan sama kapan ada promo. Silahkan baca mindset yang sebaiknya kamu punya sebelum jadi pejuang tiket promo biar nggak gagal paham.



Dokumen yang harus disiapin apa aja? 
Setelah tiket udah ditangan, yang harus kita urus adalah dokumen-dokumen buat ngurus visa. Apa aja dokumennya? Ini list-nya yaaah:
1. Pas Foto background putih dengan kenampakan muka 80%:
3 x 4 - 3 lembar (tulis nama lengkap di baliknya)
4 x 6 - 3 lembar (tulis nama lengkap di baliknya)
2. Kartu suntik meningitis ( Buat dapat kartu ini silahkan urus masing-masing ke RS / klinik yang menyediakan vaksin meningitis di kotamu. Googling aja alamatnya kalo bingung).
3. Paspor asli dengan 2 suku nama (belum punya paspor? Yan bikin dulu dong kakaaaak :D )
4. Buku nikah asli untuk istri (buat yang pergi bareng suami)
5. Akte kelahiran yang udah dilaminating.  Wajib bagi:- Pria umur 17 tahun dan 17 tahun kebawah (Termasuk anak2)- Wanita 45 tahun dan di bawah 45 tahun (Berlaku juga buat ciwi-ciwi yg berangkat nggak bareng suami atau mahromnya)
6. Tiket keberangkatan-kepulangan asli. Termasuk tiket dari daerah asal keberangkatan. ( Silahkan print tiket yang udah kamu booking sebelumnya)
7. Anak-anak harus melampirkan KK asli

Trus - trus abis itu ngapain?
Sambil nunggu visanya jadi, silahkan selesaikan pembayaran LA alias Land Arrangements yang mencakup biaya hotel, transportasi, makan, muttowif, handling bagasi, snack dan city tour. Untuk jumlah yang harus dibayarkan akan diinfokan Admin UTM.

Nanti juga bakal ada manasiknya. Tapi kalau berhalangan atau mau manasik di kota sendiri ya monggo. Jangan lupa ambil koper dan aksesoris rombongan di rumahnya Om Ikhsan. Kalau kamu di luar kota bisa minta tolong dikirim. Ongkir jangan lupa tanggung sendiri ya Gan :D

Persiapan berangkat umroh

Nah kalau ini silahkan packing alat perang kamu menuju tanah suci. Kalau mau ngintip persiapanku silahkan cek di: My Umroh Journey: Persiapan Umroh

Jadwal kegiatan

Jadwal ini sifatnya tentatif, tergantung ikut kloter yang mana. Kalau kloterku kira-kira agendanya begini:

1. Ziarah dalam Masjid Nabawi (ziarah Baqi, ziarah Makam Rasul SAW, Abu Bakar RA, Umar RA, Raudhah) dan ke Musium Al-Quran serta Musium Asmaul husna
2. City Tour  dan Ekstra Ziarah (Masjid Quba, Jabal Uhud, Masjid Qiblatain & Masjid Khandak) , Percetakan Al Quran
3. Miqot di Masjid Bir Ali
4. Pelaksanaan umroh
5. Ziarah dalm Masjidil Haram ke Rumah Kelahiran Rasul ( Maktabah Makkah)
6. City Tour di Mekah  (Jabal Tsur, Jabal Rahmah, Muzdalifah, Mina (Jamarat), Jabal Nur), Mengambil Miqot di Hudaibiyah untuk Umrah ke - 2

Sebenernya banyak agenda kosong kok. Pinter-pinternya kita aja manage waktu. Bisa buat itikaf di masjid, bisa buat jalan-jalan sekitar Madinah atau Mekah, bisa belanja-belinji, bisa foto-foto di spot-spot kece, bisa jajan-jajan lucu, pokoknya banyak yang bisa dilakuin. Jangan ngerem di hotel aja. Sayang broo udah jauh-jauh dari Indonesia. Tapi tetep harus sadar diri juga, kalau butuh istirahat ya jangan dipaksa. Pokoknya keep woles and focus.

Kalau ada waktu jangan lupa juga buat beli Ayam ALBAIK, Ini endeeusssss rasanya. Silahkan baca tentang Ayam ALBAIK yang super baik di sini .

Akomodasinya bagus nggak? Jangan-jangan bayarnya murah jadi murahan
Duh jangan sedih shaaaaaaay! Dari awal jemput di bandara, city tour sampe dianter ke bandara buat pulang, semua pake bus full AC yang tempat duduknya bobok-able. Makanannya cucok sama lidah orang Indonesia lengkap sama sambel dan kerupuk. Ada buah, roti sama macem-macem minuman, Silahkan pilih mau yang anget apa dingin.

Untuk kloter UTM 8 Mei, alhamdulillah dapet hotel di Madinah yang lovely banget, Al Majeedi. Depan pager Masjid Nabawi persis. Ada mesin cuci, TV, AC, pokoknya lengkap dan sangat ramah sama lansia. Jadi embah-embah ndak perlu jalan kaki jauh buat ke mesjid.

Kalau di Mekah dapet hotel Rawabi Zamzam. Memang nggak sedeket hotel di Medinah, tapi not bad kok. Mayan deket dari Masjidil Haram. Kamarnya juga enak. Cuma jalannya agak nanjak jadi agak berasa di kaki buat para sesepuh. Sayangnya pas nginep di sana, ini hotel sering mati lampu jadi lift nya mati. Sempet ngerasain pake tangga naik turun dari lantai 12. Walaupun pernah jadi atlet, tapi lumayan bikin kaki nyut-nyutan lho ini, hahaha. Tapi anggaplah itu amal tambahan dan ikhtiar buat nyehatin badan :D

Biayanya total berapa sih?
Nah kalau ini tiap orang beda-beda yaa. Kalau budget yang udah aku keluarin kira-kira begini:

1. Tiket Jakarta - Jeddah PP + bagasi + Seat + Makan: 7.600.000
2. Transport dari rumah ke Airpiort: 60.000
3. Vaksin Meningitis: 305.000
4. Vaksin flu ( ini nggak wajib): 250.000
5. Biaya LA kamar quad: USD 385 / IDR 5.120.500
6. Biaya visa umroh dan asosiasi: IDR 1.197.000
7. Biaya koper dan aksesoris: 700.000
8. Biaya mahrom: 500.000
9. Total belanja, jajan lucu dan amal: 410 Riyal / IDR 1.455.500
10. Transport dari airport ke rumah: 60.000

Total semuanya: 17.248.000 ( ini biaya dari keluar rumah sampe nginjek kaki lagi ke rumah tercinta).

Nah kira-kira begitulah cerita umroh dan seluk beluk umroh bareng UTM. Semuanya based on my experience yaa. Alhamdulillah happy lahir batin. Pulang-pulang langsung bikin wish list baru biar bisa balik lagi kesana buat ibadah umroh dan ibadah haji sebelum umur 35 tahun ( Deadline-nya 8 tahun lagi. Semangat!!). Moga next umroh udah sama suami biar bisa kayak temen satu rombonganku, si Mbak Yeni sama Mas Respati yang tiap pulang pergi ke Mesjid gandengan tangan (Nggak tahu apa di belakangnya ada single! Zzzzzz -_-" ) atau kayak Mbak Rinfi yang bisa nyium hajar Aswad bareng suami tercintanya si Mas Andri, heheheeee.

Masih bingung? Let me know or just ask me the question yaa. Sebisa mungkin insyaallah dijawab :)


Find me on @fikhanza

My Umroh Journey: Drama Menuju Tanah Suci


Katanya, keajaiban itu muncul disaat kita ikhlas seikhlas-ikhlasnya.
Lapang selapang-lapangnya. Tawakal setawakal-tawakalnya :)

3 tahun, itu waktu yang udah dilewati buat ikhtiar ke tanah suci. Gw pikir umroh itu perkara uang. Kalau udah punya uang, tinggal daftar ke travel umroh, duduk manis sambil nunggu jadwal keberangkatan, lalu cusss berangkat. Ternyata itu semua salah nol besar pemirsaaaaah!


3 tahun ini kayaknya Allah bener-bener ngajarin apa itu sabar. Rencana buat ke tanah suci ini bener-bener penuh drama. Mulai dari ada saudara yang lagi butuh uang, temen lagi ada yang kena musibah, renovasi rumah orang tua yang atapnya tiba-tiba ambruk, sampe di PHP-in 3x sama travel umroh. Travel umroh yang tahun lalu saksyes berangkatin Mama, ternyata tahun ini kena kasus. Sebelumnya juga pernah daftar ke salah satu travel yang cukup hits di media sosial dan owner-nya gw kenal, tapi hasilnya sama: batal berangkat. Ouweeeellll! :(

Sampai di akhir Februari 2017, tanda-tanda bisa berangkat ke tanah suci belum keliatan hilalnya. Dari situ gw memutuskan buat mengikhlaskan semuanya. Mungkin belum waktunya. Mungkin belum rejeki. Mungkin Allah nyuruh traveling ke tempat lain dulu. Mungkin Allah ngasih waktu buat banyakin tabungan dulu. Dan mungkin-mungkin lainnya yang bisa dipikirin buat ngejaga hati tetep husnudzon. Gw ikhlas kalau di 2017 dan 2018 belum juga bisa berangkat. Apalagi tahun ini rencananya mau nikah dan siapa tahu juga abis nikah langsung dikasih rejeki anak ( PD banget yaaa. Amin aja deh pokoknya. Brb cari jodoh hahaha).



Di salah satu malam di bulan Maret, tepatnya tanggal 7 sekitar jam 8 malam, gw stand by di depan laptop buat cari tiket ke Nepal, salah satu negara impian yang pengen banget dikunjungi. Pas lagi nanya-nanya ke temen-temen backpacker di facebook, tiba-tiba ada salah satu postingan temen gw di newsfeed facebook tentang group Umroh Tiket Murah. Spontanlah postingannya langsung mengalihkan dunia kayak iklan Ponds, hehe. Entah kenapa tangan langsung klik Join Group. Beberapa menit kemudian permintaan gabung di group di approved Admin. 2 jam gw abisin buat scrolling cari info group apakah gerangan ini. Berhubung banyak temen backpacker yang gw kenal yang udah gabung di group ini, gw langsung ambill kongklusi bahwa group ini TRUSTED.

Masjid Nabawi
Di salah satu postingan terbarunya, tertulis ada kloter buat keberangkatan bulan Mei. Mata gw langsung zoom in zoom out. Ini waktunya cucok banget sama jadwal gw. Langsunglah gw chat Om Ikhhsan, foundernya UTM. Setelah tanya-tanya dan mastiin seat-nya masih ada, gw langsung browsing nyari tiket menuju Jeddah! Perlu waktu kira-kira 1 jam buat beli tiket dan mastiin kalo semua ini nggak mimpi. Gw beneran berangkat umroh niiiih? Ah masa siiiiih? Ah boong kali nih. Ahhh jangan-jangan fatamorgana nih. Pokoknya ekspresi pas tengah malem itu nggak bisa dideskripsiin. Antara bengong bego, seneng sorak-sorak bergembira sama nangis histeris.

Bismillah. Allahuakbar. Labaik allahuma labaik. Insyaallah, I'll be there soooooooon!

Gimana perjalanan umroh gw bareng UTM dan apa aja yang perlu disiapin buat bisa join umroh bareng UTM? Cek di postingan ini My Umroh Journey: Umroh Bareng UTM

Find me on @fikhanza

Ayam Albaik yang Super Baik


Salah satu komponen terpenting dari traveling adalah makan. Especially, makan makanan khas yang iconic di tempat yang kita kunjungi. Apalah artinya plesir tanpa aktivitas icip-icip makanan enak, even traveling-nya dalam rangka ibadah umroh atau haji. Like one of my life motto:

Aku makan, maka aku ada,- Fikartes
Di bulan Mei ini, alhamdulillah akhirnya diundang Gusti Allah ke tanah suci. Which is, ini udah jadi dream list yang statusnya TOP PRIORITY. Tapi di postingan kali ini gw nggak bahas tentang umrohnya yaa. Postingan ini khusus buat seporsi ayam goreng yang udah bikin jatuh cintaaaaaah. Namanya ALBAIK. Buat temen-temen yang udah sering woro-wiri ke tanah suci mungkin sering denger si ayam Albaik yang tersohor ini. Bahkan temen-temen gw wanti-wanti "belum ke Arab kalau belum makan Albaik". Awalnya gw sih nggak expect too much. Palingan kayak ayam KFC. Atau jangan-jangan kayak ayam Suka-Suka yang banyak dijual di seantero Cibinong. But you know whattt, that's a big wroooong.

image courtesy ALBAIK

Menu ALBAIK Chicken Meal
Pas nyobain gigitan pertama terus dicocol ke garlic sauce-nya, masyaallah, enaknya pake banget. Duuuuuuuuuh. Gimana yaa, susah jelasinnya. Pokoknya enaaaaaak! Padahal belinya sore lho ( nitip sama pak Kaffi, pemandu umroh rombongan gw yang baiiiik banget) dan baru bisa makan sekitar jam 12 malem setelah selesai Tawaf Wada' . Ayamnya udah anyep dan kentangnya udah lemes, kayak mati enggan hidup tak mau. Tapi sisa-sisa kenikmatan dunianya masih berasa banget. Gimana kalo makan pas anget-enget ngebul, cobaaaak?! Warbiyasak!!!

Selain enak, ayam ALBAIK ini juga gw nobatkan sebagai ayam yang super baik. Kenapa? Cekibrot nih beberapa kebaikan ayam ALBAIK:

1. Murah dan isinya banyak
Kalau ini sih sungguh nikmat Tuhan yang nggak boleh didustakan. Dengan harga nggak nyampe 15 riyal, ( 1 riyal kira-kira 3700 rupiah. Jadi 15 riyal berapa hayooo? Silahkan tulis di comment jawabannya), bisa dapet 4 potong ayam goreng, 1 roti burger, kentang goreng dan garlic sauce yang jadi ciri khas ALBAIK. Jangan pikir ukuran ayamnya seiprit kayak di McD yaaa. Ini ukurannya gede. Dan bagian dada ayamnya dagingnya banyak. Gw curiga ini ayam-ayamnya pada nge-gym wkwkwk.

Penampakan ALBAIK yang udah anyep tapi rasanya masih enyaak

Udah nggak fokus moto. Tawaf sama nangis bombay bikin perut keroncongan
2. Inspiring entrepreneur
Foundernya, Shakkour Abu Ghazalah, bisa kita jadiin role model dalam berbisnis. Doi memulai ALBAIK, yang dulunya bernama Broast Restaurant, dari salah satu gudang tua di Jeddah. Om Shakkour yang gigih ini akhirnya berhasil mengubah gudang tua itu jadi restoran. Sedihnya, beliau wafat karena kanker setelah pembukaan restorannya, hiks. Bukan hal gampang lho menjaga konsistensi rasa. Jadi kerja keras sang anak yang jadi penerus restoran ini, Ihsan AbuGhazalah, juga patut diacungi jempol

Menurut data di webnya, setelah kematian ayahnya, sang anak harus mulai bisnisnya lagi dari nol. Karena harus bayar utang perusahaan, menghemat budget produksi dan tentunya bersaing dengan follower ALBAIK yang mulai bermunculan dimana-mana setelah kesuksesan ALBAIK. Salah satu turning point nya mengubah nama Broast Restaurant menjadi ALBAIK. Dengan semangat baru, wajah baru, quality product yang lebih kece dan tentunya customer service yang lebih keren, ALBAIK berhasil stand out dengan unique selling point nya sendiri.

3. Give back to community program
Sebagai ucapan terima kasih ke customer-nya, ALBAIK men-support dan menginisiasi beberapa program sosial. Diantaranya The Young Scientist program yang mendukung pendidikan di bidang sains. Clean Up The World program, yang bekerja sama dengan United Nations Environment Program (UNEP) untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Membangun taman-taman melalui program 100 Parks in 100 weeks yang bekerja sama dengan Jeddah Park Organization dan masih ada beberapa program CSR lainnya yang concern in social issue.


For closing statement, I'm falling in love with ALBAIK. Yes I do. Not only the taste but also the story behind the brand. Thank you for your inspiration. I wish I can build a business like that, not only about money and profit, but also give good impacts on society. Amin! :)

P.S: If ALBAIK company needs digital consultant to manage their international digital assets, I will voluntary give my support. No charge. In return, I hope you can donate meals for Indonesian workers especially those who work in Al Masjid Al Haram and Nabawi Mosque. I handled KFC digital assets before :)

Find me on @fikhanza